30 Sep 2017

Mengatasi Obesitas Dengan Terapi Nutrisi

Cara Mengatasi Obesitas Dengan Terapi Nutrisi Agar Berat Badan Cepat Turun

Obesitas atau kelebihan berat badan sering terjadi pada beberapa orang yang tidak bisa mengontrol pola makan, asupan kalori pada tubuh lebih banyak daripada yang dibutuhkan tubuh, sehingga tidak terjadi pembakaran kalori secara sempurna. Selain karena pola makan, beberapa orang mengalami obesitas karena faktor genetika, meskipun skalanya kecil.

Pola hidup sehat dan olahraga secara teratur menjadi salah satu cara untuk mengatasi obesitas agar terhindar dari efek obesitas yang membahayakan kesehatan tubuh. Selain itu, terapi bisa juga dijadikan alternatif untuk menurunkan berat badan atau obesitas, salah satunya yaitu terapi nutrisi.

Baca Juga: Obesitas dan Efek Mengerikan Bagi Kesehatan Tubuh

Terapi nutrisi bisa juga diartikan diet obesitas, yaitu mengatur pola makan untuk mendapatkan berat badan ideal dengan cara mengkonsumsi kalori lebih rendah dari kebutuhan kalori tubuh harian. Terapi nutrisi untuk mengatasi obesitas harus disesuaikan dengan kondisi setiap orang dilihat dari komposisi tubuh, jumlah lemak dalam tubuh, metabolisme tubuh dan berat badan sebelum memulai terapi.

Kandungan Nutrisi yang Dibutuhkan Saat Terapi Nutrisi Mengatasi Obesitas


Terapi nutrisi atau diet menurunkan berat badan harus dilakukan dengan niat dan usaha secara konsisten, dan perlu diperhatikan kandungan nutrisi didalam menu harian yang akan dikonsumsi.

1. Protein
Protein berfungsi sebagai zat pembangun dan pendorong metabolisme tubuh, selain itu memicu sinyal dalam otak untuk menandakan rasa kenyang sehingga pola makan jadi lebih teratur. Dalam menurunkan berat badan sebaiknya sertakan makanan yang kaya protein dalam menu makanan sehari-hari. Protein bisa kita dapatkan dari makanan sumber protein hewani seperti ayam tanpa kulit, daging sapi rendah lemak dan berbaai jenis ikan. selain itu bisa juga dari protein nabati seperti kacang-kacangan, kedelai (tempe, tahu, susu kedelai).

2. Karbohidrat Kompleks
Karbohidrat kompleks menjadi komponen makanan yang penting dalam program terapi nutrisi untuk menurunkan berat badan. Karbohidrat kompleks kaya akan serat dan memiliki kadar gula lebih sedikit dari pada karbohidrat sederhana, serat pada karbohidrat kompleks akan memberi efek rasa kenyang. Selain itu, karbohidrat kompleks akan dicerna oleh tubuh secara perlahan sehingga tidak membuat lonjakan gula darah.
Makanan yang mengandung karbohidrat kompleks seperti beras merah, roti gandum, kentang rebus, sereal kandum, biji-bijian dan kacang-kacangan.

3. Sayuran
Konsumsi sayuran kaya serat dan nutrisi juga penting dalam terapi nutrisi mengatasi obesitas, sayuran segar dan tidak terlalu lama dimasak sangat baik dan mengandung nutrisi lebih banyak. Ada banyak sayuran rendah kalori seperti sawi, bayam, kangkung, selada, kol dan kecambah, sayuran lain yang cukup nutrisinya seperti wortel, brokoli, ubi, kentang dan buncis juga bisa dijadikan alternatif.

4. Lemak Baik
Dalam mengolah makanan selama menjalankan terapi diet untuk menurunkan berat badan, sebaiknya ditumis ataupun dipanggang, kurangi makanan yang dikelola dengan digoreng. Gunakan lemak baik saat memasak bahan makanan, lemak baik umumnya terdapat dalam jenis lemak tidak jenuh, contohnya minyak zaitun, minyak kanola dan minyak wijen.

5. Susu Rendah Lemak
Susu memiliki kandungan vitamin D yang dibutuhkan tubuh saat menurunkan berat badan, dalam mengkonsumsi susu sebaiknya memilih susu rendah lemak.

Demikian Cara Mengatasi Obesitas Dengan Terapi Nutrisi atau Diet Menurunkan Berat Badan. Untuk menjaga agar berat badan tetap normal maupun ideal, sebaiknya mengkonsumsi makanan yang rendah lemak, rendah kalori dan rendah gula, tetapi kaya serat dan nutrisi.

Baca Juga :

kabarklinik.com ini dibuat atas ketertarikan dan minat kami pada bidang kesehatan dan sebagai wujud kepedulian kami bagi kesehatan masyarakat Indonesia
Jika ada pertanyaan maupun saran yang terkait dengan tema artikel silahkan kirim komentar dibawah atau bisa melalui menu Kontak

Follow sosial media kabarklinik berikut


EmoticonEmoticon