27 Sep 2017

Obesitas dan Efek Mengerikan Bagi Kesehatan Tubuh

Apa Itu Obesitas, penyebab dan Efeknya Bagi Kesehatan Tubuh

Berat badan seseorang bisa di hitung dengan rumus perhitungan BMI (Body Mess Index) atau Indeks Massa Tubuh, rumus ini memadukan perhitungan antara tinggi badan dengan berat badan sehingga menghasilkan nilai yang bisa dijadikan acuan untuk menentukan seseorang memiliki berat normal, ideal atau obesitas. Berat badan ideal sangat didambakan setiap orang, namun karena pola hidup yang tidak terkontrol, banyak yang tidak sadar memiliki kelebihan berat badan hingga beresiko terkena obesitas.

Obesitas menjadi ancaman yang sangat mengerikan bagi setiap orang, obesitas sangat menggagu aktivitas dan memicu tumbuhnya berbagai penyakit serius hingga berujung pada kematian. Untuk menghindarinya, sebaiknya kita perlu tahu pengertian obesitas, bagaimana cara mengetahui obesitas dan penyebab seseorang terkena obesitas.

Apa Itu Obesitas dan Cara mengetahui Obesitas


Obesitas adalah kelebihan berat badan hingga diluar batas normal akibat penimbunan lemak tubuh yang berlebihan. Tubuh seseorang sebenarnya sangat membutuhkan lemak sebagai sumber energi selain karbohidrat dan protein, menyerap berbagai jenis vitamin, cadangan energi, melindungi organ penting dalam tubuh dan menjaga temperatur tubuh tetap normal. Namun, ketika terjadi kelebihan lemak dan terus menerus akibatanya lemak menumpuk pada berbagai jaringan tubuh dan mengakibatkan terjadinya obesitas.

Seseorang dikatakan obesitas ketika berat badan naik melebihi 20% dari berat badan normal, cara mengetahui berat badan normal bisa dilakukan dengan rumus BMI (Body Mess Index), selain dengan cara tersebut juga bisa dilakukan dengan rumus Tinggi Badan (cm) - 100, sedangkan untuk mendapatkan berat badan ideal yaitu Berat Badan Normal X 90%.

Penyebab Obesitas Pada Tubuh


Penyebab terjadinya obesitas umumnya karena pola hidup yang tidak sehat dan tidak seimbang, karena obesitas itu sendiri terjadi ketika konsumsi kalori lebih tinggi dari yang dibutuhkan oleh tubuh, jika tidak diiringi dengan pola hidup sehat akibatnya sisa energi dari pembakaran kalori akan menumpuk dalam bentuk lemak.

Secara umum faktor penyebab obesitas adalah sebagai berikut:
    1. Kurang Olahraga
    Selain untuk meningkatkan daya tubuh, olahraga juga berfungsi untuk mengurangi resiko obesitas yaitu saat berolahraga terjadi pembakaran kalori sehingga menghasilkan energi yang dibutuhkan oleh tubuh. Ada banyak jenis olahraga yang bisa dilakukan dengan santai tetapi sangat bermanfaat seperti jogging, jalan kaki, berenang dan bersepeda, selain itu olahraga juga harus dilakukan dengan rutin.
      2. Pola Makan Salah dan Tidak Normal
      Pola makan bisa menjadi sumber utama terjadinya obesitas, mengkonsumsi makanan kaya karbohidrat dan lemak secara berlebihan sangat beresiko terkena obesitas. Selain itu, porsi makan yang sangat banyak dan makan pada malam hari sebelum tidur juga tidak dianjurkan.

      Selain faktor diatas, obesitas juga bisa terjadi karena beberapa faktor berikut:
        1. Faktor Genetika atau Keturunan
        Keturunan bisa menjadi faktor seseorang terkena obesitas, sebuah penelitian menyimpulkan faktor genetika berpengaruh 33% pada berat badan seseorang.
          2. Faktor Obat-obatan Tertentu
          Ada beberapa obat yang cenderung menyebabkan penambahan berat badan, seperti antidepresan,obat tidur, steroid dan obat diabetes.
            3. Faktor Kesehatan
            Penyakit tertentu, seperti Sindrom Cushing (Hiperkortisolisme) dan Hipotirodisme dapat menimbulkan resiko kelebihan berat badan pada penderitanya.

            Efek Obesitas Bagi kesehatan Tubuh


            Obesitas atau kelebihan berat badan menyebabkan efek yang mengerikan bagi kesehatan tubuh, berikut sejumlah bahaya yang bisa di timbulkan obesitas.
              1. Gangguan Otak
              Obesitas dapat menimbulkan gangguan otak seperti demensia, kecanduan makan, diet yoyo dan rusaknya memori otak.
                2. Gangguan Jantung
                Lemak yang berlebih dapat menyumbat pembuluh darah pada jantung, akibatnya akan terjadi serangan jantung.
                  3. Gangguan Usus Besar
                  Penderita obesitas sangat beresiko terkena kanker usus besar atau kanker kolon, kanker ini terjadi karena pola makan tinggi terhadap daging olahan dan daging merah.
                    4. Gangguan Kulit
                    Gangguan kulit yang terjadi akibat obesitas yaitu Stretch Mark atau guratan yang nampak di kulit  pada bagian tubuh letak lemak terkonsentrasi.
                      5. Gangguan Pernafasan
                      Seseorang yang mengidap obesitas sangat berpotensi mengalami gangguan pernafasan, hal ini karena adanya penimbunan lemak pada dinding dada hingga menekan paru-paru, akibatanya akan sulit bernafas, selain itu juga beresiko mengalami sleep apnea atau berhentinya nafas saat tidur.

                        Baca Juga :

                        kabarklinik.com ini dibuat atas ketertarikan dan minat kami pada bidang kesehatan dan sebagai wujud kepedulian kami bagi kesehatan masyarakat Indonesia
                        Jika ada pertanyaan maupun saran yang terkait dengan tema artikel silahkan kirim komentar dibawah atau bisa melalui menu Kontak

                        Follow sosial media kabarklinik berikut


                        EmoticonEmoticon