14 Okt 2017

Bahaya Sering Duduk Terlalu Lama Bagi Kesehatan

Bahaya yang Mengancam Akibat Sering Duduk Terlalu Lama
Semakin majunya teknologi berdampak pada kurangnya aktivitas fisik, banyak pekerjaan yang mengharuskan seseorang untuk duduk sepanjang hari di depan komputer atau bahkan menghabiskan waktunya dengan duduk lama hanya untuk bermain game.

Banyak yang tidak menyadari jika sering duduk terlalu lama memiliki resiko terkena gangguan kesehatan serius, apalagi jika pola hidup yang dijalani tidak sehat dan jarang berolahraga, tentu akan lebih mudah terkena penyakit kronis, seperti penyakit kardiovaskular maupun obesitas.

Gangguan Kesehatan yang Mengancam Akibat Terlalu Lama Duduk


Sebuah penelitian menunjukan bahwa cara duduk dan berapa lama duduk sangat berpengaruh terhadap kesehatan bahkan angka harapan hidup, umumnya seseorang yang duduk lama hanya fokus pada apa yang sedang dikerjakannya, akibatnya posisi duduk juga tidak terkontrol dan cenderung salah, seperti duduk agak membungkuk.

Berikut bahaya duduk terlalu lama bagi kesehatan

1. Leher dan Tulang Belakang Sakit
Duduk terlalu lama, apalagi dengan posisi membungkuk menyebabkan penambahan tekanan pada bantalan saraf tulang belakang dan ketegangan pada otot-otot bagian belakang hingga terjadi peradangan karena otot mengalami kelelahan, akibatnya leher dan tulang belakang terasa sakit.

Sebuah penelitian terhadap murid sekolah di Skandinavia menemukan 41,6 persen yang menderita nyeri pada bagian belakang selama duduk di kelas, terdiri dari 30 persen yang duduk selama satu jam dan 70 persen yang duduk lebih dari satu jam.

2. Kaki Melemah
Pada umumnya otot kaki tidak digunakan saat posisi duduk, apalagi jika duduk terlalu lama setiap hari dapat menyebabkan kaki tidak terstimulasi untuk bergerak, akibatnya kaki menjadi lemah sebelum memasuki usia tua.

3. Fungsi Otak Menurun
Sering terlalu lama duduk juga bisa menyebabkan melemahnya fungsi otak, hal itu disebabkan karena terjadi penyumbatan aliran darah ke otak, sehingga otak mengalami kekurangan oksigen, akibatnya koneksi saraf menjadi terganggu dan fungsi otak menurun.

4. Obesitas
Sebuah penelitian yang dilakukan dr.Barry Braun menemukan keterkaitan antara duduk lama dengan rasa lapar, duduk yang terlalu lama menyebabkan tubuh menuntut energi lewat makanan. Selain itu, duduk yang terlalu menyebabkan berkurangnya aktivitas fisik, sehingga tidak terjadi pembakaran kalori yang menyebabkan kalori tersebut menumpuk menjadi lemak.

6. Diabetes
Duduk terlalu lama menyebabkan sistem kerja pangkreas mengalami penurunan, sehingga pangkreas tidak bisa memproduksi insulin, karena tidak ada insulin maka glukosa tidak dapat terserap tubuh dan berkembang dalam darah yang dapat menyebabkan penyakit diabetes

7. Serangan Jantung
Sebuah studi dalam American Journal of Preventive Medicane mengungkapakan, wanita yang duduk lebih dari 11 jam setiap harinya memiliki resiko lebih besar terserang penyakit kardiovaskular seperti penyakit jantung.


Duduk terlalu lama menimbulkan resiko penyakit metabolik seperti diabetes dan tekanan darah tinggi, akibatnya potensi serangan jantung semakin besar.

Cara Mencegah Resiko Terkena Penyakit Karena Duduk Terlalu Lama 


Untuk mencegah terkena gangguan kesehatan, sebaiknya kurangi duduk terlalu lama atau lakukan aktivitas sederhana untuk mengimbangi aktivitas duduk lama.

Berikut beberapa tips untuk menghindari terkena penyakit akibat duduk terlalu lama
  • Saat harus duduk lama di depan komputer, usahakan berdiri setiap 30 menit sekali.
  • Biasakan menlepon sambil berdiri atau berjalan disekitar ruang kerja.
  • Taruh telpon maupun minuman dan makanan agak jauh dari meja kerja.
Dengan tips diatas diharapkan terjadi aktivitas fisik seperti berdiri dan berjalan agar peredaran darah menjadi lebih lancar dan otot-otot lebih banyak bergerak, sehingga bahaya duduk terlalu lama bisa dihindari.

Baca Juga :

kabarklinik.com ini dibuat atas ketertarikan dan minat kami pada bidang kesehatan dan sebagai wujud kepedulian kami bagi kesehatan masyarakat Indonesia
Jika ada pertanyaan maupun saran yang terkait dengan tema artikel silahkan kirim komentar dibawah atau bisa melalui menu Kontak

Follow sosial media kabarklinik berikut


EmoticonEmoticon