25 Okt 2017

4 Perawatan Medis yang Terbukti Ampuh Menghilangkan Bekas Jerawat

4 Perawatan Medis yang Terbukti Ampuh Sebagai Cara Menghilangkan Bekas Jerawat
Image: musthavemom.com
Memiliki bekas jerawat memang sering membuat perasaan minder, tidak heran jika berbagai cara menghilangkan bekas jerawat baik secara alami maupun medis akan dicoba demi mendapatkan wajah halus yang terbebas dari bekas jerawat, dan yang terpenting mengembalikan rasa peracaya diri.

Bekas jerawat muncul setelah jerawat sembuh, umumnya hal itu dikarenakan kebiasaan memencet jerawat yang mengakibatkan luka robek pada kulit. Selain itu, ada beberapa jenis jerawat yang memang berpotensi menciptakan jaringan parut, sehingga akan sangat sulit menghilangkan bekas jerawat tersebut.


Dilansir dari HuffingtonPost, seorang ahli dermatologis dari new york, dokter Whitney Bowe mengungkapkan  

"Jerawat akan membekas saat tubuh butuh proses penyembuhan, namun justru muncul keadaan yang tidak diinginkan. Enzim yang berada di daerah luka jerawat merusak jaringan kolagen dan elastin, akibatnya terjadi peradangan. Saat kolagen dan jaringan elastin tidak mampu memperbaharui sepenuhnya. maka bekas luka jerawat akan muncul"

Cara Menghilangkan Bekas Jerawat Secara Medis


Cara menghilangkan bekas jerawat yang sering dilakukan yaitu dengan bahan alami, seperti menggunakan madu, baking soda, lemon, lidah buaya bahkan es batu. Cara tersebut cukup aman dari efek samping, namun membutuhkan proses yang panjang dan harus ekstra sabar.

Baca Juga : Cara Menghilangkan Bekas Jerawat Dengan Bahan Alami

Selain menggunakan bahan alami, metode perawatan medis bisa dijadikan pilihan sebagai cara menghilangkan jerawat dengan cepat dan terbukti ampuh. Perawatan ini harus dilakukan oleh ahli kulit (dermatologis) yang dapat dijumpai di klinik kecantikan (beauty care) yang menawarkan perawatan kulit.

Cara menghilangkan bekas jerawat secara medis memang membutuhkan biaya yang lebih tinggi dibanding dengan cara memakai bahan alami, tetapi hasilnya jauh lebih cepat dan sejauh ini terbukti aman.

Berikut 4 cara menghilangkan bekas jerawat secara medis yang bisa dicoba

1. Dermal Filler
Dermal filler merupakan salah satu cara menghilangkan bekas jerawat dengan teknik penyuntikan bahan yang berisi Hyarulonic Acid pada bagian tubuh yang ingin dibentuk, cara kerja dermal filler yakni dengan menarik cairan menuju daerah tertentu agar kelembaban kulit tetap terjaga.

Hyarulonic Acid dalam metode dermal filler bekerja sebagai humectant atau melembabkan kulit dengan cara menarik kelembaban yang ada di udara bebas sehingga bekas jerawat akan tersamarkan, bahan Hyarulonic Acid bisa berasal dari mamalia seperti sapi atu babi, tumbuhan dan fermentasi bakteri bacillus subtilis.

Hyarulonic Acid yang disuntikan akan ikut dimetabolisme bersama Hyarulonic Acid yang ada dalam tubuh, karena itu dermal filler tidak bersifat permanen. Namun pada umumnya hasil yang diciptakan akan bertahan sekitar 6 bulan hingga satu tahun dan disarankan untuk mengulang penyuntikan agar bekas jerawat hilang lebih optimal.

Metode Dermal Filler selain sebagai cara untuk menghilangkan bekas jerawat juga bisa digunakan untuk menyamarkan garis dan kerutan pada wajah sehingga tampak lebih muda. Demal filler aman digunakan selama dilakukan oleh dokter yang tersertifikasi dan Hyarulonic Acid yang disuntikan dalam dosis yang tepat.

2. Dermabrasi
Cara menghilangkan bekas jerawat bisa juga dilakukan dengan metode Demabrasi, yaitu dengan cara mengikis permukaan kulit sedikit demi sedikit sampai bekas jerawat hilang atau tersamarkan. Selama proses dermabrasi kulit akan mati rasa karena bius atau anesti, oleh sebab itu prosedur dermabrasi harus dilakukan oleh dokter ahli kulit.

Permukaan kulit yang telah terkelupas akan terasa panas dan merah, selanjutnya pada masa penyembuhan akan membentuk semacam kerak yang dalam 1-2 minggu akan hilang dan menghasilkan kulit yang halus dan bebas dari bekas jerawat.

Demabrasi sangat efektif mengatasi luka dalam seperti bopeng bekas jerawat, karena metode dermabrasi dapat menjangkau lapisan kulit yang dalam. Selain sebagai cara menghilangkan bekas jerawat, dermabrasi juga bisa diunakan untuk mengurangi keriput atau munculnya garis-garis halus diwajah, bekas luka serta bintik hitam.

3. Chemical Feel
Chemical Feel merupakan metode perawatan tubuh yang bisa digunakan untuk menghilangkan bekas jerawat diwajah, metode ini hampir sama dengan metode dermabrasi yaitu dengan pengelupasan kulit memakai bahan kimia. Pada umumnya metode ini dilakukan dalam 2 sampai 4 minggu selama 4 hingga 6 kali.

Sebelum melakukan terapi chemical feel disarankan untuk berkonsultasi pada dokter ahli kulit maupun dokter bedah plastik agar resiko buruk dapat terhindarkan dan mendapatkan hasil yang maksimal.

Menurut dr. Luciana Hendrawan yang di lansir di tabloid nova,
"Chemical peeling adalah tindakan pengolesan bahan kimia iritan demi mempercepat pengelupasan kulit secara metabolik, toksik maupun kaustik sehingga terjadi regenerasi kulit. Fungsinya menjadikan kulit wajah lebih kencang, cerah, mengurangi kerut serta menghilangkan bercak kehitaman akibat paparan sinar matahari, bekas jerawat dan luka. Perawatan ini tidak boleh dikerjakan sembarangan karena harus ditangani oleh dokter atau terapis ahli,"

4. Laser Resurfacing
Cara menghilangkan bekas jerawat dengan metode laser resurfacing digunakan dengan memanfaatkan teknologi laser untuk mengirim gelombang cahaya singkat pada kulit yang terdapat bekas jerawat. Cara kerja metode ini yaitu memisahkan ikatan molekul dan menguapi sel-sel kulit hingga lapisan kulit terangkat.

Pada umumnya, laser yang dugunakan untuk menghilangkan bekas jerawat adalah jenis laser erbium, karena resiko kerusakan jaringan kulit disekitarnya seperti bengkak dan kemerahan lebih sedikit. Selain menggunakan jenis laser erbium, laser karbon dioksida juga bisa digunakan, namun kulit disekitarnya akan mengalami sedikit kerusakan karena panas.

Efek samping yang ditimbulkan setelah menjalani laser resurfacing biasanya berupa demam, alergi dan lecet, jika itu terjadi segera konsultasikan pada dokter untuk mendapatkan penanganan, biasanya pemberian obat-obatan tertentu untuk mengurangi sakit yang ditimbulkan karena gejala efek samping tersebut.

Setiap kulit memiliki jenis dan karateristik yang berbeda, karena itu sebelum menjalani 4 perawatan medis yang terbukti ampuh menghilangkan jerawat diatas, sebaiknya konsultasikan terlebih dahulu ke dokter ahli kulit (dermatologis) agar mendapatkan saran perawatan kulit yang tepat.

Baca Juga :

kabarklinik.com ini dibuat atas ketertarikan dan minat kami pada bidang kesehatan dan sebagai wujud kepedulian kami bagi kesehatan masyarakat Indonesia
Jika ada pertanyaan maupun saran yang terkait dengan tema artikel silahkan kirim komentar dibawah atau bisa melalui menu Kontak

Follow sosial media kabarklinik berikut


EmoticonEmoticon