1 Okt 2017

Cara mendaftar BPJS Kesehatan Offline Online Lengkap

Cara mendaftar BPJS Kesehatan Offline Online dengan Panduan Lengkap

Sebenarnya sudah banyak yang membahas cara mendaftar BPJS Kesehatan, namun tidak ada salahnya sebagai alternatif pilihan pembaca untuk mendaptkan informasi yang lebih akurat tentang cara mendaftar BPJS Kesehatan. Sebelum membahas lebih rinci, ada baiknya mengetahui apa itu BPJS Kesehatan.

BPJS (Badan penyelenggara Jaminan Sosial) Kesehatan diluncurkan pemerintah indonesia sejak 1 januari 2014 sebagai wujud perlindungan kesehatan masyarakat indonesia atau jaminan kesehatan nasional (JKN). BPJS bersifat wajib dan diatur dalam Undang-undang No.24 Tahun 2011 tentang Badan Penyelenggara Jaminan Sosial dan Undang-undang No.040 Tahun 2001 Pasal 5 (1) dan Pasal 52 tentang Sistem Jaminan Sosial Nasional.

Peserta yang sudah mendaftar BPJS Kesehatan, wajib melakukan iuran jaminan kesehatan setiap bulan sesuai golongan pelayanan kesehatan yang dipilih saat mendaftar BPJS berdasarkan kemampuan atau tingkat ekonomi. BPJS memiliki pola subsidi silang, yakni uang iuran jaminan dari peserta yang belum terpakai akan digunakan oleh peserta lain yang sedang membutuhkan pelayanan kesehatan.

BPJS kesehatan membagi 2 kategori kepesertaan.
  • Pertama, dari PBI (penerima bantuan iuran) atau peserta yang berasal dari tingkat ekonomi rendah dan akan dibantu pemerintah dalam pembayaran iuran bulanan.
  • Kedua, peserta BPJS mandiri yang secara ekonomi mampu membayar iuran setiap bulannya.

 

Memilih Fakses Tingkat 1 dan Menentukan Kelas BPJS

Sebelum mendaftar BPJS Kesehatan, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan menyangkut kelangsungan kepesertaan BPJS, tujuanya agar fasilitas kesehatan yang akan kita dapatkan lebih mudah untk digunakan dan pembayaran iuran BPJS menjadi lancar setiap bulannya.

1. Menentukan Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (Faskes Tk 1)

Prosedur pengobatan dalam program BPJS kesehatan yakni sistem rujukan berjenjang, artinya peserta yang akan berobat menggunakan fasilitas BPJS harus terlebih dahulu di Faskes 1, kemudian jika Faskes 1 tidak sanggup bisa dirujuk ke Faskes lanjutan seperti rumah sakit.

Faskes tingkat 1 (FKTP) adalah tempat kesehatan pertama yang akan kita datangi saat akan berobat menggunakan fasilitas BPJS. Faskes tingkat 1 bisa juga disebut PPK 1 (Pemberi Pelayanan Kesehatan 1).

Sesuai Permenkes No.71 2013, tempat kesehatan yang termasuk dalam kategori PPK 1 antara lain:
  • Puskesmas atau yang setara
  • Praktek Dokter
  • Praktek Dokter Gigi
  • Klinik Pratama atau setara
  • Rumah sakit kelas D pratama atau setara ( rumah sakit kelas D yaitu rumah sakit yang belum memiliki kelengkapan peralatan yang memadai dan keterbatasn dokter / tidak ada dokter spesialis )

Tentukan Faskes Tingkat 1 sesuai dengan jarak dari rumah agar lebih cepat dalam proses penanganan atau pengobatan pasien, sebaiknya pilih Faskes 1 yang terdekat dengan rumah.

2. Memilih Kelas Perawatan BPJS

Kelas BPJS ini menyangkut perbedaan jumlah iuaran jaminan dan fasilitas rawat inap yang akan didapatkan, untuk fasilitas rawat jalan dan obat-obatan yang berikan tetap sama pada setiap kelas.

Kelas BPJS terbagi menjadi 3 yang bisa dipilih sesuai kemampuan ekonomi untuk membayar iuran setiap bulan.
  • BPJS Kesehatan kelas 1, wajib membayar iuran BPJS sebesar Rp. 80.000/bln dan berhak menempati kamar rawat inap kelas 1 yang terdiri dari 2-4 kamar tidur. Peserta bisa naik ke kamar kelas VIP dengan membayar biaya selisih.
  • BPJS Kesehatan kelas 2, wajib membayar iuran BPJS sebesar Rp. 51.000/bln dan berhak menempati kamar rawat inap kelas 2 yang terdiri dari 3-5 kamar tidur. Pasien juga bisa naik ke kamar kelas 1 dengan membayar biaya selisih.
  • BPJS Kesehatan Kelas 3, Wajib membayar iuran BPJS sebesar Rp. 25.500/bln dan berhak menempati kamar rawat inap kelas 3 yang terdiri dari 4-6 kamar tidur. Peserta juga bisa naik ke kamar kelas 2 dengan membayar biaya selisih. Untuk peserta dari PBI (penerima bantuan iuran) langsung otomatis masuk ke

Perlu diketahui, Untuk naik kelas rawat inap sampai ke kelas 1, baik dari kelas 2 maupun kelas 3, berlaku prinsip co-insurance yaitu selisih antara tarif INA-CBGs kelas yang ditempati dengan kelas yang menjadi haknya.

Panduan Cara Mendaftar BPJS Kesehatan


Setelah Memilih Faskes Tk1 dan Kelas BPJS kita bisa mulai mendaftar BPJS Kesehatan. Ada dua cara mendaftar BPJS Kesehatan yaitu cara offline dan cara online, berikut langkah-langkah mendaftar BPJS kesehatan secara lengkap.

Mendaftar BPJS Secara Offline
Untuk mendaftar BPJS secara offline bisa dilakukan dikantor BPJS yang telah tersedia di setiap kota, dengan membawa beberapa kelengkapa, diantaranya :
  • Formulir Daftar Isian yang telah disediakan oleh kantor BPJS 
  • Fotokopi kartu keluarga (KK)
  • Fotokopi KTP/ Paspor masing-masing satu lembar
  • Fotokopi buku tabungan dari salah satu peserta yang ada didalam kartu keluarga
  • Pasfoto berwarna ukuran 3x4 masing-masing 1 lembar

Setelah proses pendaftaran selesai, peserta akan mendapatkan Nomor Virtual Account (VA) yang digunakan untuk membayar iuran BPJS baik lewat bank (BRI, BNI, Mandiri) maupun gerai minimarket yang ditunjuk seperti indomaret.

Setelah melakukan pembayaran, tunjukan bukti transfer atau struk pembayaran ke kantor BPJS untuk memperoleh kartu JKN (jaminan kesehatan nasional) / Kartu BPJS.

Mendaftar BPJS Secara Online
Cara mendaftar BPJS online cukup mudah dan praktis, selain bebas menentukan waktu juga tidak perlu antri dikantor BPJS.

Berikut langkah-langkah mendaftar BPJS secara online

1. Buka website resmi BPJS kesehatan https://daftar.bpjs-kesehatan.go.id/bpjs-online/
2. Baca Aturan dan Ketentuan, kemudian ceklis / centang pada kotak yang tersedia sebagai tanda menerima dan menyetuji aturan dan ketentuan tersebut, selanjutnya klik tombol Pendaftaran.
3. Setelah itu pada tampilan berikutnya, pilih jenis kepesertaan, masukan nomor kartu keluarga (KK), isi captha, lalu klik tombol Proses Selanjutnya.
4. Selanjutnya akan tampil form isian yang harus dilengkapi
  • Masukan nomor HP, NPWP, Kelurahan dengan cara klik tombol pencarian.
  • Centang kotak pernyataan bahwasannya alamat yang digunakan sesuai alamat KTP
5. Memilih Faskes Tingkat 1 dengan menggunakan tombol pencarian
6. Upload foto maksimal ukuran file 50kb, lalu klik Proses Selanjutnya
7. Pada tampilan berikutnya, lengkapi formulir data
  • Isi peserta BPJS
  • Pilih Kelas Perawatan
  • Masukan nomor rekening bank dan nama pemilik
  • Masukan nomor HP
  • Masukan alamat Email, konfirmasi alamat email
  • masukan captha, klik kirim email
8. Buka email dan cari email konfirmasi pendaftaran BPJS (jika tidak ada di inbok, bisa cari di kotak spam)
9. Klik atau buka URL aktivasi yang terdapat dalam email tersebut, setelah itu akan mendapatkan nomor Virtual Account (VA)
10. Selanjutnya setelah mendapat nomor VA, pergi ke bank untuk melakukan pembayaran dengan menunjukan nomor VA tersebut.
11. Jika sudah melakukan pembayaran, segera download dan cetak e-ID
12. Mengambil kartu BPJS Kesehatan dikantor cabang dengan membawa persyaratan
  • Mengisi formulir
  • Membawa Fotokopi KTP dan KK
  • Pasfoto ukuran 3x4
  • Virtual account / e-ID yang tadi telah dicetak
  • Bukti pembayaran iuran BPJS 

Demikian  Langkah-langkah Cara Mendaftar BPJS Kesehatan Secara Online dan Offline, segera menjadi peserta BPJS agar jaminan kesehatan keluarga terjaga dan terlindungi.

Baca Juga :

kabarklinik.com ini dibuat atas ketertarikan dan minat kami pada bidang kesehatan dan sebagai wujud kepedulian kami bagi kesehatan masyarakat Indonesia
Jika ada pertanyaan maupun saran yang terkait dengan tema artikel silahkan kirim komentar dibawah atau bisa melalui menu Kontak

Follow sosial media kabarklinik berikut


EmoticonEmoticon