8 Okt 2017

8 Penyebab Perut Buncit yang Sering Diabaikan

8 Kebiasaan Penyebab Perut Buncit yang Paling Sering Diabaikan

Perut buncit menjadi salah satu masalah yang paling sering dikeluhkan, selain tidak sehat, juga akan mengganggu penampilan fisik seseorang, akibatnya tidak percaya diri bahkan stres yang justru bisa memperparah perut buncit dan meningkatkan resiko terkena penyakit lain.

Perut buncit terjadi karena penimbunan lemak di area perut akibat asupan makanan melebihi energi yang dibutuhkan tubuh untuk melakukan aktivitas fisik. Terdapat dua jenis lemak di bagian perut,  pertama lemak subkutan yang letaknya dibawah kulit dan dapat dicubit, kedua lemak viseral yang terletak di sekitar organ dalam tubuh dan bersifat aktif secara biologis.

Penyebab perut buncit memang sangat banyak, tetapi umumnya karena pola hidup yang tidak sehat, apalagi jika menekuni pekerjaan yang tidak banyak membutuhkan aktivitas fisik, tentu lebih berpotensi memiliki perut buncit. Selain itu, faktor usia tua dan tidak seimbangnya hormon pada wanita monopouse juga menyebabkan perut buncit.

Berikut 8 kebiasaan penyebab perut buncit yang sering kita abaikan.

1. Makan terlalu banyak
Kebiasaan makan terlalu banyak dan tidak terkontrol menjadi salah satu pemicu perut buncit, apalagi jika yang dikonsumsi makanan berlemak dan berkalori tinggi akan lebih meningkatkan resiko obesitas dan terkena penyakit kronis lainnya. Makan berlebihan bisa disebabkan karena pola makan yang tidak teratur dan bisa juga karena memiliki binge-eating disorder atau sindrom penyimpangan prilaku makan.

Sebuah studi di tahun 2001 berjudul "obesity" menyebutkan orang yang mempunyai kebiasaan makan terlalu banyak cenderung malas berolahraga dan sangat rentan mengalami obesitas.

2. Kurang olahraga
Olahraga membantu proses pembakaran kalori untuk menghasilkan energi yang diperlukan tubuh, sehingga mengurangi penumpukan lemak dalam tubuh. Saat tubuh tidak melakukan aktivitas fisik maupun olahraga, sisa kalori yang tidak terbakar akan menumpuk menjadi lemak yang akan menambah perut semakin buncit.

3. Suka makanan ringan (camilan)
Orang yang suka ngemil atau sering mengkonsumsi makanan ringan (cemilan) berpotensi mengalami obesitas maupun perut buncit, apalagi jika makanan manis dan minuman bersoda yang mengandung banyak kalori dan akan berdampak pada meningkatnya timbunan lemak.

4. Makan sebelum tidur
Setiap makanan yang masuk kedalam tubuh mengandung kalori yang akan dibakar menghasilkan energi saat tubuh untuk beraktivitas, namun ketika tubuh tidak ada aktivitas atau tidur, kalori tersebut tidak terbakar dan menumpuk menjadi lemak dalam tubuh.

5. Kurang tidur
Kurang tidur akan mengurangi produktivitas hormon leptin, hormon ini berfungsi memberitahu otak mengenai berapa banyak jumlah lemak sebagai persediaan energi dalam tubuh.

Jika tubuh kekurangan hormon leptin, maka otak akan menangkap sinyal lapar, akibatnya nafsu makan menjadi tidak terkontrol dan penambahan berat badan tidak dapat dicegah.

6. Alkohol
Sering mengkonsumsi minuman beralkohol dalam jumlah berlebihan, secara signifikan akan menambah berat badan dan berpotensi terserang penyakit kronis lain, hal itu dikarenakan kandungan kalori dalam alkohol cukup tinggi.

Satu gelas bir dengan kadar alkohol 4 % umumnya mengandung 193 kalori yang berpotensi menjadi lemak, selain itu alkohol juga bisa mempengaruhi nafsu makan yang akan menambah jumlah kalori yang masuk dalam tubuh.

7. Merokok
Pada umumnya merokok dapat membuat tubuh lebih kurus, namun merokok juga akan mendorong lemak ke bagian perut yang mengakibatkan perut buncit.

8. Minuman berkarbonasi (bersoda)
Salah satu penelitian mengungkapkan minum satu kaleng soda setiap hari membuat lingkar pinggang naik lebih cepat lima kali dibanding yang tidak mengkonsumsi minum soda, hal itu dikarenakan kandungan kalori didalam soda sangat tinggi.

Untuk mendapatkan bentuk tubuh ideal, hindarilah 8 penyebab perut buncit diatas dan mulailah menerapkan pola hidup sehat.

Baca Juga :

kabarklinik.com ini dibuat atas ketertarikan dan minat kami pada bidang kesehatan dan sebagai wujud kepedulian kami bagi kesehatan masyarakat Indonesia
Jika ada pertanyaan maupun saran yang terkait dengan tema artikel silahkan kirim komentar dibawah atau bisa melalui menu Kontak

Follow sosial media kabarklinik berikut


EmoticonEmoticon