29 Nov 2017

Hari AIDS Sedunia: Cegah Gejala Penyakit AIDS dengan TTM

Hari AIDS Sedunia 2017: Cara Cegah Gejala Penyakit HIV AIDS dengan TTM

Momentum peringatan Hari AIDS Sedunia 2017 dengan kampanye #myrighttohealth dapat diisi dengan memberikan informasi tentang gejala dan cara pencegahan penyakit AIDS yang benar pada masyarakat, hal itu perlu dilakukan karena penyakit HIV/AIDS masih menjadi wabah menakutkan bagi kesehatan masyarakat dunia.

Selama ini, masyarakat cenderung bersikap menjauhi mereka yang hidup dengan HIV / AIDS positif, sebenarnya yang dibutuhkan orang dengan HIV/AIDS (ODHA) yaitu dukungan semangat untuk hidup lebih baik dan normal seperti manusia lainnya.

Selain itu, menumbuhkan kesadaran masyarakat terkait gejala penyakit HIV/AIDS juga perlu dilakukan sebagai upaya pencegahan penyebaran virus HIV dan penekanan tumbuhnya penyakit AIDS.

3 Tahap Gejala Penyakit HIV / AIDS yang Perlu Diwaspadai


Timbulnya penyakit AIDS disebabkan infeksi virus HIV melalui tiga tahap gejala, mulai dari awal mula terinfeksi HIV hingga tahap berubah menjadi AIDS memerlukan waktu yang cukup panjang. Karena itu, penyakit AIDS dapat dicegah dengan perawatan atau pengobatan jika gejala penyakit AIDS sudah diketahui sejak dini.

Berikut 3 tahap gejala penyakit HIV/AIDS secara umum:

Tahap Pertama Gejala HIV/AIDS
Gejala penyakit HIV/AIDS pada tahap pertama disebut serokonversi, pada umumnya beberapa minggu setelah tubuh terinfeksi virus HIV akan menunjukan gejala seperti flu, selanjutnya setelah satu hingga dua bulan bahkan lebih gejala tersebut akan berhenti dan infeksi virus HIV tidak menunjukan gejala apapun selama beberapa tahun.

Berikut gejala pertama infeksi virus HIV secara umum yang memiliki kemiripan dengan gejala flu,
  • Sakit tenggorokan
  • Nyeri pada otot dan persendian
  • Demam
  • Diare
  • Muncul peradangan berwarna merah disertai benjolan benjolan kecil disekitarnya
  • Berta badan menurun
  • Terasa lelah
  • Nodus limfa membengkak

Tahap Kedua Gejala HIV/AIDS
Tahap gejala HIV/AIDS selanjutnya disebut tahap inkubasi, pada periode ini hampir tidak muncul gejala apapun dan berlangsung selama beberapa tahun bahkan sampai puluhan tahun, namun virus HIV terus menyebar ke seluruh tubuh dan merusak sistem kekebalan tubuh hingga seluruh kemampuan tubuh melemah.

Pada periode inkubasi ini umumnya seseorang akan merasa sehat dan tidak merasa telah terinfeksi virus HIV, namun virus HIV yang ada dalam tubuh sudah bisa menular pada orang lain. Karena itu, memeriksa kesehatan secara rutin harus dilakukan untuk mengetahui gejala penyakit serius sejak dini agar mendapatkan penanganan yang tepat.

Tahap Ketiga Gejala HIV/AIDS
Gejala penyakit HIV/AIDS pada tahap terakhir terjadi jika tidak ada penanganan atau pengobatan selama gejala tahap kedua. Pada umumnya seluruh kekebalan tubuh telah lemah akibat serangan virus HIV, sehingga tubuh sangat rentan terserang penyakit serius dan berbahaya lainnya karena tubuh sudah tidak mampu melawan serangan penyakit.

Pada tahap ketiga inilah yang dimaksud dengan penyakit AIDS (Acquired Immune Deficiency Syndrome), gejala yang muncul pada tahap ketiga ini seperti berikut ini:

  • Terjadi demam dalam waktu yang cukup lama
  • Terus menerus terasa lelah
  • Berat badan semakin menurun
  • Nafas terasa sesak
  • Terjadi pembengkakan kelenjar getah bening pada paha dan leher
  • Mengalami diare parah
  • Keringat muncul pada malam hari
  • Terdapat jamur pada tenggorokan, mulut hingga alat kelamin
  • Tubuh sangat mudah memar dan berdarah
  • Muncul bntik ungu pada kulit
Pada umumnya pengobatan yang bisa dilakukan pada tahap ini yaitu dengan mencegah virus HIV menggrogoti sistem kekebalan tubuh, sehingga angka harapan hidup meningkat.

Mencegah virus HIV/AIDS dengan TTM 

Penyebaran virus HIV/AIDS selama ini terus meningkat, penyebabnya karena kurangnya kesadaran dan pengetahuan masyarakat mengenai proses penularan virus HIV hingga bahayanya bagi kesehatan tubuh. Salah satu metode pencegahan penyebaran virus HIV/AIDS yaitu dengan menerapkan TTM, yakni Tahan diri, Tetap setia, Main aman.

Metode TTM diharapkan dapat membantu Kementrian Kesehatan RI dalam melakukan percepatan pencapaian 3 zero, yakni menurunkan angka infeksi HIV baru, menurunkan angka kematian terkait HIV dan menghapus stigma buruk terkait HIV-AIDS.

1. Tahan Diri
Diharapkan masyarakat khusunya remaja agar menahan diri untuk melakukan hubungan seksual sebelum menikah, melakukan hubungan intim sebelum menikah akan menciptakan kebiasaan sek bebas yang sangat beresiko tertular virus HIV.

2. Tetap Setia
Gaya hidup gonta ganti pasangan sangat rentan menjadi sumber penyebaran virus HIV, karena itu menjaga kesetiaan pada pasangan sangat membantu mencegah tertular virus HIV.

3. Main Aman
Salah satu penyebab infeksi virus HIV yakni pola hubungan untim yang tidak aman, memakai kondom atau pengaman setiap kali berhubungan intim dapat membantu mencegah penyebaran virus HIV.

Percepatan pecapaian target 3 zero akan lebih mudah tercapai jika setiap orang sadar dan peduli akan virus HIV/AIDS dan kampanye #myrighttohealth atau hak untuk sehat pada peringatan hari AIDS Sedunia tanggal 1 desember 2017 akan dapat mengembalikan hak-hak orang dengan HIV/AIDS.

Baca Juga: Peringatan Hari AIDS Sedunia 2017 Sebagai Kampanye Hak Untuk Sehat

Video 3 Tahap Gejala dan Cara Mencegah Penyakit HIV/AIDS kami persembahkan untuk mendukung gerakan sadar dan peduli HIV/AIDS pada peringatan Hari AIDS Sedunia 2017.


Baca Juga :

kabarklinik.com ini dibuat atas ketertarikan dan minat kami pada bidang kesehatan dan sebagai wujud kepedulian kami bagi kesehatan masyarakat Indonesia
Jika ada pertanyaan maupun saran yang terkait dengan tema artikel silahkan kirim komentar dibawah atau bisa melalui menu Kontak

Follow sosial media kabarklinik berikut


EmoticonEmoticon