10 Nov 2017

Peran Orang Tua Dalam Pendidikan Karakter Anak

Peran Orang Tua Dalam Penguatan Pendidikan Karakter Anak

Pendidikan karakter anak sangat penting dilaksanakan untuk mengembangkan potensi anak agar menjadi manusia yang beriman dan bertaqwa kepada tuhan, berahlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri, serta menjadi warga negara yang demokratis dan bertangung jawab sesuai dengan tujuan UUSPN RI(Undang-undang sistem pendidikan nasional repunlikIndonesia).

Pendidikan karakter anak tidak hanya menjadi tanggung jawab sekolah maupun lembaga formal lainnya, tetapi peran orang tua juga sangat vital sebagai sosok teladan yang bersentuhan langsung dengan anak.

Pada umumnya anak akan lebih mudah meniru segala tingkah laku seseorang yang sangat dekat dalam kehidupannya, oleh karena itu, pendidikan penguatan karakter anak akan lebih mudah dan mengena jika orang tua maupun keluarga sebagai lingkungan terdekat anak ikut berperan didalamnya.

Materi pembelajaran yang berkaitan dengan nilai-nilai pada setiap mata pelajaran yang didapatkan di sekolah perlu di kembangkan dan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari tidak hanya dilingkungan sekolah tetapi juga di lingkungan keluarga maupun masyarakat. Karena itu, keselarasan pola pendidikan kakter anak antara sekolah dengan orangtua harus tetap terjaga.

Pemerintah melalui kementrian pendidikan dan kebudayaan memasukan pendidikan karakter dalam kurikulum 2013 yang harus di sambut dan dilakukan oleh setiap anak bangsa demi terciptanya generasi indonesia yang berkualitas dan beradab.

Pola Asuh Sebagai Kunci Pendidikan Karakter Anak di Lingkungan Keluarga 


Karakter anak sedikit lebih ditentukan oleh pewarisan sifat atau faktor genetik yang diturunkan oleh oleh orang tua kandungnya, namun pola asuh orang tua terhadap anak adalah kunci yang sangat penting dalam membentuk karakter anak.

Setiap anak yang berasal dari keluarga manapun bisa menjadi manusia berkualitas dan berkarakter dengan pola asuh yang tepat. Setidaknya ada 5 jenis pola asuh orang tua yang memiliki dampak pada anak yang berbeda-beda.
  • Pola asuh otoriter, anak dituntut untuk menuruti segala perintah dan kemaua orang tua, biasanya anak akan cenderung kurang percaya diri dalam pergaulan dengan teman-temannya.
  • Pola asuh demokratis, orang tua akan lebih mengakomodir kepentingan anak tetapi dengan beberapa aturan yang telah disepakati bersama, anak akan diberi kesempatan dalam mengambil keputusan dengan bimbingan orang tua, jadi orang tua dituntut lebih bijaksana.
  • Pola asuh permisif, orang tua memberi kebebasan pada anak tanpa ada kontrol sama sekali, dampaknya anak kurang memiliki tanggung jawab dan cenderung tidak mau kalah.
  • Pola asuh appeasers, orang tua cenderung over protective atau memiliki rasa khawatir yang sangat berlebihan pada anak, sehingga daya kreativitas anak akan terbatasi.
  • Pola asuh temporizaer, orang tua tidak konsiten dalam menerapkan aturan mendidik anak, misalkan anak tidak boleh nonton televisi sebelum mengerjakan PR, tetapi pada lain waktu tidak melarangnya, sehingga anak menjadi kurang tegas.

Dari kelima jenis pola asuh diatas, kiranya pola asuh demokrtis adalah pilihan yang tepat untuk membentuk karakter anak agar tumbuh menjadi pribadi yang bertanggung jawab dan berintegritas.

Baca Juga : Anak Laki-laki Kemayu? Begini Cara Mengatasinya

Perilaku Hidup Sehat dan Bersih Modal Pendidikan Karakter Anak

Peran orang tua dalam mengajari perilaku hidup sehat dan bersih (PHBS) serta memenuhi kebutuhan gizi anak untuk menjaga kesehatan juga menjadi bagian dari pola asuh yang harus diterapkan pada anak. Hidup sehat adalah modal utama bagi pembangunan semesta termasuk dalam proses pendidikan karakter anak indonesia.

Setidaknya ada 6 indikator dari 10 indikator perilaku hidup bersih dan sehat yang bisa diterapkan pada anak di rumah, diantaranya:
  • Menggunakan air bersih
  • Cuci tangan pakai sabun (CTPS)
  • Menggunakan jamban sehat
  • Meberantas jentik di rumah
  • Makan buah dan sayur
  • Melakukan aktivitas fisik setiap hari
Dengan melakukan ke enam PHBS diatas, diharapkan anak tumbuh menjadi generasi yang sehat, beretika, mandiri dan bertanggung jawab, sehingga cita-cita penguatan pendidikan karakter anak akan tercapai.

Mars PPK Sebagai Motivasi Anak Berkarakter Indonesia

Mars PPK (penguatan pendidikan karakter) adalah lagu wajib untuk memotivasi anak, pendidik dan orang tua untuk membangun karakter anak indonesia menuju kebangkitan generasi emas.
Lirik Mars PPK
(Siswa Berkarakter Indonesia)

Gerakan Nasional Revolusi Mental
Membangun karakter generasi gemilang
Menuju kebangkitan generasi emas
Bagi manusia indonesia

Melalui pendidikan nasional
Tumbuh kembangkan moral etika bangsa
Berbudi pekerti akhlak yang mulia
Siswa Berkarakter Indonesia

Religius hidupnya
Nasionalis jiwanya
Integritas jadi tujuannya

Mandiri hidupnya
Gotong royong smangatnya
Persatukan Bangsa Indonesia

Melalui pendidikan nasional
Tumbuh kembangkan moral etika bangsa
Berbudi pekerti akhlak yang mulia
Siswa berkarakter indonesia

Religius hidupnya
Nasionalis jiwanya
Integritas jadi tujuannya

Mandiri hidupnya
Gotong royong smangatnya
Persatukan Bangsa Indonesia

Siswa Berkarakter Indonesia
Siswa Berkarakter Indonesia

Video Lirik Mars PPK(Siswa Berkarakter Indonesia)

Berikut ini adalah video lirik mars PPK yang diambil dari channel youtube Kabar Klinik


Sekali lagi peran orang tua merupakan kunci keberhasilan dalam membangun generasi anak berkarakter indonesia yang berkualitas.

Baca Juga :

kabarklinik.com ini dibuat atas ketertarikan dan minat kami pada bidang kesehatan dan sebagai wujud kepedulian kami bagi kesehatan masyarakat Indonesia
Jika ada pertanyaan maupun saran yang terkait dengan tema artikel silahkan kirim komentar dibawah atau bisa melalui menu Kontak

Follow sosial media kabarklinik berikut


EmoticonEmoticon