20 Des 2017

Kenali 4 Penyakit Penyebab Nyeri Haid Berlebihan

Kenali 4 Penyakit Berbahaya Penyebab Nyeri Haid yang Berlebihan

Sakit perut bagian bawah saat haid merupakan gejala dismenore, rasa nyeri ini biasanya muncul pada hari pertama haid dan sembuh dengan sendirinya setelah beberapa hari masa haid. Tingkat rasa sakit yang dirasakan bisa sangat ringan hingga berupa nyeri yang luar biasa berat atau berlebihan.

Selain rasa nyeri pada perut bagian bawah, beberapa wanita juga merasakan nyeri pada punggung bagian bawah, pinggang, panggul, otot paha atas hingga betis. Penyebab nyeri haid atau dismenore ini umumnya karena pengaruh hormon prostaglandin yang muncul selama menstruasi dan menyebabkan kontrasi otot-otot rahim untuk membantu mengeluarakan lapisan sebagai darah haid.

Sebenarnya nyeri haid atau dismenore merupakan kondisi yang normal selama siklus haid, namun jika nyeri yang dirasakan sangat parah disertai rasa mual, muntah, diare hingga pingsan, bisa jadi disebabkan oleh beberapa penyakit berbahaya.
Baca Juga: Cara Tepat Mengatasi Nyeri Haid Sejak Menjelang Menstruasi

Berikut 4 penyakit yang dapat menyebabkan nyeri haid berlebihan

1. Tumor (miom)
Penyakit Tumor yang bisa menyebabkan nyeri saat menstruasi berupa tumor rongga rahim dan rongga panggul, penyakit tumor rongga rahim (mioma uteri) yang sudah membesar dapat menunjukan gejala berupa rasa nyeri yang hebat serta pendarahan yang luar biasa banyak saat haid.

2. Endometriosis
Penyakit endometris terjadi saat jaringan endometrium tumbuh di luar rongga rahim, akibatnya jaringan endometrium yang seharusnya luruh dan keluar dalam bentuk darah saat haid menjadi tidak bisa keluar dan mengendap, sehingga terjadi iritasi pada jaringan disekitarnya.

Pengidap endometriosis biasanya akan merasakan gejala berupa rasa nyeri yang hebat saat mentruasi dan sakit saat buang air besar maupun kecil.

3. Stenosis Serviks
Stenosi serviks terjadi karena adanya penyempitan pada saluran rahim bagian dalam atau penyempitan leher rahim, akibatanya terjadi penimbunan bakteri atau darah di dalam vagina yang dapat menyebabkan infeksi.

Gejala stenosis serviks muncul saat menstruasi berupa rasa nyeri yang luar biasa yang kemungkinan disebabkan karena aliran darah menstruasi terhambat.

4. Radang Panggul
Penyakit radang panggul terjadi karena adanya infeksi bakteri seksual seperti chlamydia dan gonore pada leher rahim, uterus, tuba falopi dan ovarium. Penderita radang panggul umumnya akan mengalami masa menstruasi lebih lama disertai pendarahan hebat dan rasa nyeri haid yang berlebihan.

Jika mengalami nyeri haid yang berlebihan hingga menggangu aktivitas sehari-hari, sebaiknya periksakan diri ke dokter untuk mengetahui penyebab nyeri haid yang bisa saja berupa gejala salah satu dari empat penyakit diatas.

Baca Juga :

kabarklinik.com ini dibuat atas ketertarikan dan minat kami pada bidang kesehatan dan sebagai wujud kepedulian kami bagi kesehatan masyarakat Indonesia
Jika ada pertanyaan maupun saran yang terkait dengan tema artikel silahkan kirim komentar dibawah atau bisa melalui menu Kontak

Follow sosial media kabarklinik berikut


EmoticonEmoticon